Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan


Jelang peringatan hari Kartini, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (20/4/2011).

Selain menggelar orasi hingga beberapa menit, para pengunjuk rasa juga membawa spanduk yang diantaranya berbunyi “Stop kekerasan terhadap perempuan” dan berisi tuntutan yakni “Hapus segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan”.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa yang menggelar aksinya tanpa ijin ini mendesak, agar para anggota dewan memperjuangkan kesetaraan gender bagi kaum perempuan. Pasalnya, selama ini di masyarakat banyak terjadi ketimpangan gender dan pelecehan seksual.

“Kita juga mendesak agar ada implementasi terhadap Undang-Undang tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) nomor 23 tahun 2004,” ujar Umi Kulsum, koordinator aksi unjuk rasa PMII kepada beritajatim.com saat di DPRD Kabupaten Pasuruan.

Setelah berorasi, para pengunjuk rasa akhirnya diterima pihak dewan untuk menyampaikan aspirasinya dalam sebuah pertemuan terbatas dengan sejumlah perwakilan mahasiswa. “Intinya kami  mendukung tuntutan mahasiswa,” ujar Sutar, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan. [bec/but](beritajatim.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: