Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan

PUISI KEHIDUPAN


Kadang aku bingung, untuk memahami diriku ini

Ungkapan – ungkapan yang terjilat dalam lidah

belum tentu membawa berkah

Perasaan – perasaan dalam benak fikiran tiba-tiba datang

namun tiba-tiba pergi begitu saja

renungan renungan yang mengarah pada kahyalan

belum tentu menjadi kenyata’an

Sungguh aku bingung merasakan apa yang aku rasakan

Dunia yang penuh dengan permainan

Yang sulit untuk diramalkan

Namun semua hanyalah sandiwara kehidupan

yang semua telah medapat peran

Untuk mengarungi apa yang menjadi harapan

Dan semua itu tidaklah lepas dari belenggu – belenggu kemunafikan

Seorang akan sadar ketika ada pepatah yang menyadarkan

Tapi seorang akan lengah dan tak berdayah ketika kesenangan menyertainya

Kehancuran dianggap kebahagiaan

Keni’matan dianggap kemunafikan

Mengapa ada susah kalau toh bahagia itu menyenagkan

Kenapa ada kejahatan kalau toh memang kebaikan itu mensejahtrakan

Aku tak percaya lagi akan gundah semua ini

Semua penuh dengan instusi khayalan belaka…..

Hidup penuh dengan jurang kemunafikan !!!!!!

 

             by: Wong nganggur

 
     Tulisan diatas merupakan insprasi seorang yang bingung alias kolleng.Entah apa ma’na semua itu,itupun ditulis dalam bahasa acak-acakan yang sederhana.
Maka tak salah kalau tulisan itupun diatas namakan dengan idintitas wong nagnggur. Namun disisi lain disini saya tetap akan mempertanggung jawabkan apa yang sudah tertulis tersebut, dengan mengulas sedikit ma’na dan kiasan dalam tulisan tersebut.

     Pertama, ”kadang aku bingung, untuk memahami diriku ini”. Disini tertulis sesuai dengan realita apa yang terjadi pada diriku semata dan tak lepas dari orang lain pun kadang juga merasakan. Kadang seorang merasa bingung akan dirinya bukan berarti terus menerus merasa bingung, namun hanya tertulis kadang, karena setiap insan pasti mengalami yang namanya masalah. Memang manusia di sepanjang hidupnya tidak lepas dengan masalah. Namun kadang – kadang seorang tersebut bingung dengan permasalahannya. Itu pun tidak sedikit yang saya jumpai. Ketika saya diam termenung dengan sendirinya dengan muka cemberut tanpa terseyum sedikitpun dari bibir manisnya, ketika seoarang tanya pada ku, ada masalah apa ? namun saya hanya menjawab entahlah ! aku juga bingung apa yang menyebabkan aku sehingga aku merasa susah.disinilah aku bingung dengan diriku sendiri, tidak dapat memahami dirinya sendiri, bingung akan hakikat kehidupan.

     Kedua, ungkapan – ungkapan yang tersalur lewat lidah ku maupun lidah orang lain belum tentu membawa berkah. Seorang pandai berbicara, panadai menaehati orang lain dengan kata – kata manisnya, namun ia tidak dapat menasihati dirnya sendiri, malah tanpa disadari ia terjerumus sengan omongannya sendiri.

 

Tolong kasih solusi tentang kehidupanku ini…..

 

Comments on: "PUISI KEHIDUPAN" (1)

  1. deden mualo said:

    TAK ADA WAKTU MELUPAKANMU

    Tak seharusnya
    Aku mengingatmu dan tangisi kegagalanku
    Miliki cintamu sepanjang hidup
    Namun terlalu sakit aku tampamu
    Disetiap detik waktu hidupku
    Kau mengisi relung hatiku
    Begitu indah
    Manisnya aku terbiasa bersamamu
    Indahnya kisa hidupku
    Pertama dan terakhir miliku
    Hanya denganmu
    Walau aku dan waktu
    Berjalan seribu tahun
    Seumur hidupku
    tak akan menggantikanmu
    Sentuhan yang terdalam
    Di hatiku
    Meski harus melepaskan jiwa dati tubuhpun
    Tak ada waktu melupakanmu
    Terlalu indah untukku
    Termanis aku terbiasa bersamamu
    Mencintaimu anegerah istimewa
    Hanya kamu satu –satunya untukku.

    DOAKU
    Yallah engaku sumber kesejukan hati
    Maka lihatlah aku
    Kookanlah arah rasa ini padanya
    Bersama cinta
    Inilah dasar imanku padamu
    Maka biarkanlah jiwaku terjaga
    Dari godaan cemburuh yang hancurkan iamanku
    Atas nama cinta
    Tetesan suci yang kuatkan kebaikan diriku
    Yang cinta tauh engkau mengajarinya membangun hidup
    Maka tanamkanlah dalam hati ini
    Dalam ketetapan hatiku mencintainya
    Ketetapan penyangan dan pengsihmu
    Dalam diriku
    Nyalakanlah api rindu panyanya yang abadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: