Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan

TEROPONG WANITA


Khoirun Nisak – Kajian gender telah di dengungkan di setiap lorong kota sebagai aksi pengangkatan wanita. Pola pikir wanita telah di seret untuk berefikir secara logis tanpa harus meninggalkan “fitrah”nya sebagai wanita, itu semua yang telah di lakukan oleh sebagaian aktifis gender.

Generasi dari kaun hawa gerakan PMII apa cukup sekedar sebagai penonton yang akan bertepuk tangan ketika bola sudah sampai pada sasaran atau ikut berteriak kecewa ketika bola itu meleset.Semoga ini tak akan pernah terjadi pada generasi kita.
Dalam setiap “persekolahan “ yang di adakan  oleh PMII baik di MAPABA,PKD, bahkan di tingkat PKL bahasan kewanitaan selalu di sertakan sebagai bentuk “pengingat”bagi kader PMII khususnya bagi kaum hawa.Ketika dalam persekolahan sudah  pernah di ajarkan apa itu hanya sebatas wacana?. Tanpa bergerak sebagai bentuk realisasi ilmu yang kita dapat. Kapan kita harus melangkah atau mengawal dari berbagai elemenen hawa yang tersisihkan?Tentunya jawaban itu tergantung diri kita sendiri,seberapa jauh kita mamapu respek terhadap lingkungan kita atau kaum kita.Mengingat kembali kita sebagai mahasiswa yang bertugas sebagai pengawal masyarakat dan terlebih lagi kita sebagai anggota pergerakan yang tak lepas dari cita-cita luhur PMII. Pengamalan ilmu kita terhadap bangsa dan negara telah di tunggu sebagai bentuk pengabdian.

Islam  sendiri sangat memihak pada kaum wanita,terbukti dengan beberapa hadits nabi Muhammad SAW “Surga itu di telapak kaki ibu”dan ini merupakan sebuah penghargaan yang sangat tinggi bagi kita sebagai kaum hawa. Tak cukup hanya dengan sebuah kata Nabi juga membuktikan ucapan Beliau ketika melarang sahabat Ali  untuk menikahi Juwarriyah,ketika beristri Siti Fatimah. Kehidupan wanita sebelum Islam datang memang tak ada ubahnya dengan sebuah benda yang dapat di perjual belikan, akan tetapi kini semua hanyalah tinggalah catatan penah saja. Islam telah melakukan perombakkan besar-besaran, mengangkat wanita dan memberikan kedudukan yang sangatlah mulia melebihi kaum laki-laki.

Kajian Al-quran tidak boleh di fahami secara tekstual saja melainkan perlu penafsiran yang sangat teliti agar tidak terjadi salah pandang, kita ketahui kebanyakan dari penafsiran kaum adalah kaum laki-laki maka tak akan luput sudut pandang dalam penafsiran akan memihak pada kaum laki-laki saja dan mengensampingkan kaum wanita. Dan juga kita ketahui penafsiran agama  itu sudah  berumur ribuan tahun yang di tambah eskalasinya dengan adanya budaya yang patriarkhi, adat istiadat, strerotopi-strerotopi dan mitos-mitos tentang  wanita dan laki-laki, berakibat setiap laki-laki mempunyai perasaan dan kencenderungan misiogonis. Dan ini tak menguntung bagi kita kaum wanita.

Hanya ada satu cara untuk melawan ini semua, kita  telah di berikan kebabasan dalam public marilah kita manfaatkan peluang ini sebagai kebangkitan kaum wanita untuk membuktikan bahwa kita mampu mensejajarkan kaki kita, bergerak dalam menuju perbaikan wanita di berbagai bidang.
RAPATKAN BARISAN SATUKAN TEKAT  BERGERAK MENUJU KEBEBASAN BERSAMA PMII.

* Khoirun Nisak, Menjabat sebagai ketua Rayon Guevara masa ibadah 2007-2008, dan duduk di semester 5 dengan mengambil program studi Administrasi Niaga Universitas Yudharta Pasuruan.

Comments on: "TEROPONG WANITA" (8)

  1. “kau kuda binalku! aku kuda ranjang”

  2. ngomong2 soal wanita dalam dunia pergerakan sekarang ini, rata2 cewek kurang begitu maksimal dalam menggeluti hal2 yang berbau organisasi ekstra kampus. mereka hanya masuk organisasi karena tertarik pada cowok2 yang cakep aja. selamat berjuang menuju perubahan gender………..merdeka…..!!!!!!!!!!!!

  3. sekarang waktunya kita tidak hanya menjadi Anggota NATO (Never Act Talk Only). katanya terus dipantau dan dilihat, mana buktinya kok tidak ada yang di UP GRADE

  4. hallo selamat malam duhai kekasih

  5. sekarang waktunya kita tidak hanya menjadi Anggota NATO (Never Act Talk Only). katanya terus dipantau dan dilihat, mana buktinya kok tidak ada yang di UP GRADE
    boong lho

  6. yang terpenting adalah penyadaran terlebih dahulu baik kepada sahabat ataupun sahabati.
    karna banyak mereka yang berbicara dan mengikuti banyak kegiatan tapi mereka tidak SADAR.

    bagi sapapun yang membaca,
    “kita adalah SAMA, baik sahabat maupun sahabati, hanya fisik kita yang berbeda….
    masalah kemampuan, aku yakin Allah sudah menciptakan hambanya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. kita bisa saling melengkapi,”Indahnya jika kita dalam kebersamaan….”

    “perbedaan kemampuan tidak antara kaum hawa maupun adam melainkan antara hamba satu dengan yang lainnya….”

    “ingat! kita hanya berbeda pada lekukan fisik kita…”

    Tangan terkepal dan MAJU KE MUKA!

    Salam Pergerakan!!!!

    Hidup PMII!!!

    Terus Semangat Sahabati!!!!

    salam kenal :
    Devi Aulia R, Koord. Biro Jender PMII Cbg Jember

  7. dewi noor sani said:

    selalu ini tejadi….
    kekerasan simbolik terhadap perempuan masih saja mewarnai media kita…
    kasus pasangan selebritis yang bercerai (yang di tengarai karena sang istri tidak patuh dan taan kepada suami)
    atau kasus KDRT.

    seandainya saja….
    tidak ada kata “laki-laki dan Perempuan”
    seandainya saja…
    waktu kecil tidak ada yang memberitahuku kalau aku perempuan dan mereka adalah laki-laki….
    seandainya saja….
    orang tua kita tidak membedakan permainan-permainan yang kita peroleh di waktu kecil.
    boneka, bola, panjat pohon, pasaran adalah hal yang sama….

    seandainya saja….
    itu tidak ada perbedaanya…
    semuanya boleh melakukan apapaun itu jenis kelaminnya….

    mungkin…
    kekerasan simbolik atau KDRT tidak akan ada…

  8. Salam Sayang Kepada Bangsa INDONESIA
    Salam Rindu Kepada Bangsa INDONESIA
    Salam Cinta Kepada Bangsa INDONESIA

    Hidup PERGERAKAN!!!
    Tangan Terkepal dan Maju Kemuka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: