Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan


 

Syafiuddin Tohir – Dalam institusi (PMII) kita terdapat sebuah system yang mengatur pola pembinaan pengembangan kader yang biasa kita sebut dengan P4 PMII. Hal ini diharapkan dalam pematangan kapasitas dan kapabilitas sebagai seorang kader PMII dapat terlaksana secara komprehensif dan simultan sehingga kader PMII menjadi kader yang tangguh di segala bidang seperti halnya yang telah di cita-citakan oleh PMII,menjadi kader yang ulul albab.

Momentum kongres mahasiswa UYP merupakan salah satu medan garapan tentunya bagi intstitusi kita (PMII Ngalah,red)-diakui atau tidak-sebagai entitas kekuatan gerakan mahasiswa karena besarnya massa yang hampir terdistribusi disetiap lini Universitas Yudharta. Besarnya massa ini merupakan kekuatan besar (the big Power) yang harus kita berdayakan sebagai motor utama gerakan mahasiswa. Jika dalam kongres mahasiswa Yudharta nanti PMII dapat merebut kekuasaan –baca kemenangan politik-yang mempunyai peran strategis dalam memajukan dan meningkatkan citra mahasiswa didalam kampus (intern university) maupun diluarnya (extern university) tentunya tetap dengan etika politik(etich of politic) maka PMII mengusai separuh tingkat keberhasilan dalam proses pengkaderan.

Dalam proses pengkaderan PMII ada 3 hal yang harus selalu diupayakan. Pertama, penguatan basic skill kader. Penguatan basic ini bertumpu pada ideologisasi trilogi PMII yaitu Nilai Dasar Pergerakan(NDP), Aswaja sebagai manhaj al-fikr dan paradigma kritis transformatif. Diharapkan setiap jiwa (the soul) kader PMII terpatri sebuah ideologi yang mencerminkan nilai-nilai keislaman berdasarkan ahlussunnah wal jamaah didalam diri dan kehidupannya selalu melawan segala bentuk penindasan demi menciptakan keadilan dan kesejahteraan dalam kerangka hidup berbangsa dan bernegara. Penguatan basic ini(baca;ideologi dan doktrinasi) adalah factor kunci pengkaderan yang dalam PMII merupakan bagian dari format pengkaderan formal yang terdiri dari 3 tahap MAPABA, PKD dan PKL, dimana dari tahapan-tahapan itulah kader PMII dimatangkan oleh institusi. Penguatan dan dekontruksi wacana keagamaan, politik, ekonomi, budaya dan hukum harus menjadi makanan otak sehari-hari kader PMII yang selalu terkunyah di mulut nalar kritis kader. Sehingga kader PMII mencerminkan nilai ideal seorang mahasiswa intelektual yang kaya wacana.

Doktrin agama harus terdekontruksi dalam taraf yang membebaskan apabila doktrin tersebut tidak dapat merubah tatanan/sistem yang tak lagi membebaskan dan tidak memihak pada keadilan sehingga wacana keislaman bukan hanya mengandung aspek yang berkaitan dengan hal yang bersifat ritus dan dogma saja tetapi dapat ditranformasikan kedalam kultur nmasyarakat demi pencapaian keadilan dan kesejahteraan. Pemahaman kader terhadap wacana keagamaan yang inklusif harus selalu diberikan sejak dini karena model keislaman itulah yang memang dipakai PMII dalam mewujudkan cita-citanya.

Kemampuan kader PMII dalam membaca realitas yang bersifat localy ataupun melampaui batas batas wilayah (globaly) dengan pisau kritisnya adalah tendensi dari kapasitas kader dan sekaligus akan memberikan gambaran keberhasilan proses transformasi wacana PMII kepada kadernya. Kedua, perebutan medan politik. Hal ini erat kaitannya dengan proses dasar pendidikan politik bagi kader PMII. Kader PMII harus mampu mendayagunakan akalnya demi meraih kekuasaan yang tentu harus berbekal cakap dalam komunikasi massa, strategi politik yang tangguh analisis sosial yang hebat dan sebagainya. Kekuasaan itu tentunya direbut dalam rangka menciptakan keadilan dan kesejahteraan bukan atas dasar kepentingan pribadi dan sesaat. Perebutan medan ini sebagai bentuk evaluasi internal yang akan menilai kemampuan PMII dalam scala mikro menancapkan pengaruhnya pada level-level perguruan tinggi karena level inilah paling fundamental yang akan menentukan strategi gerakan sebagai bentuk tranformasi citra PMII. Ketiga, distribusi kader. Intstitusi ataupun leader PMII harus mampu menciptakan medan yang didalamnya terdapat area-area strategis sebagai sarana menempatkan kader-kader PMII (distribusi kader) yang cukup kapasitas serta mempunyai kredibilitas yang sudah diakreditasi oleh warga PMII maupun warga diluar PMII.

Penempatan posisi bagi kader pada level-level strategis merupakan salah satu sarana pembuktian dan implementasi kemampuan kader dalam rangka tranformasi ilmu pengetahuannya. Apabila hal ini berjalan dinamis maka PMII jelas akan menuai keuntungan besar karena kader PMII selain dimatangkan oleh institusi juga dibesarkan oleh lingkungan yang nantinya akan menjadi nilai positif out-put kader. Selain itu kader PMII adalah kader yang mempunyai kemampuan managerial organisasi yang baik berdasarkan experientasinya.

Medan poltik kampus adalah keniscayaan bagi PMII karena dengan adanya medan tersebut maka PMII mempunyai akses yang jelas sekaligus memainkan peran dalam setiap gerakannya. Kalau sudah demikian bukankah pengkaderan PMII yang bertujuan menciptakan kader tangguh sudah ada di kepalan tangan kita?

Comments on: "POLITIK KAMPUS SEBAGAI MEDAN DISTRIBUSI KADER; Sebuah Tinjauan Perspektif Pengkaderan" (15)

  1. situsnya sudah buagusss…. banget tinggal partisipasi dari warga PMII ngalah yang laen…atau layout dibuat semenariiiik mungkin agar yang liat gak bosen… salam tuk smua….

  2. pmiingalah said:

    Yooo. trims gus atas masukannya.. sahabat2 disini udah muali berbenah, mohon doannya.

  3. Salam Pergerakan
    Bagi sahabat-sahabat pasuruan, silakan kirim tulisan, atau berita kegiatan plus foto silakan kirim ke email:yuswae@pmii.or.id atau redaksi@pmii.or.id.
    isya Allah akan kami masukkan ke web pb pmii.

  4. pmiingalah said:

    Terimakasih atas kesempatan dan dukungannya. Insya Allah kami akan kirim tulisan dan liputan kegiatan kami disini.

  5. assalamualakum. Kesan pertama waktu saya baca artikel yang ada disitus ini bagus. hanya perlu penambahan dan kalo bisa artikelnya gak itu2 aja artinya kalo artikel itu udah lama ya diganti dengan artkel yang baru jadi gak membosankan. salam buat penulis artikel dan sahabat-sahabati pmii komisariat ngalah. salam kenal dari pmii komisariat untan kalimantan barat. kami juga ingin sharing2 dengan sahabat pmii komisarat ngalah. wassalam

  6. n/b boleh gak kalo ikutan nulis artikel di situs ini? balas ya ke e-mail saya.

  7. pmiingalah said:

    Terimakasih, Selamat datang di website kami.
    Tentu saja sahabat-sahabati boleh mengisi artikel di situs ini, kami tentu sangat senang sekali. cuman untuk sahabat karsinah alamat email anda kirimkan ke kami dahulu!

  8. cukup mnarik skali y…. lo dlihat dri judole.. tp bsa kah kita mewjudkan hal yg kyak ghito ..to.. eh…. ga` smbrngan lo… he….he……????

  9. nizarahmad5 said:

    Memang saya luhat pergerakan ini lebih akanmenekankan kepda hal tersebut, bagaiman kader menjadi trampil dalam berdemonstrasi dan lain sebagainya. berbeda dengan organ mahasiswa lainnya yang lebih menekankan kepada nilai pengkaderan dalam pengguasaan materi keorganisasian, namun sama mungkin halnya, namun materinya saja yang berbeda. tapi saya salut dengan PMII.

  10. udah bagus rek isi maupun tampilannya, tp akan lebih bagus kalau tampilannya lebih divariasi ok …. salam dr pmii samarinda Kaltim.

  11. Assalamu alaikum sahabt2 di seluruh indonesia. hidup PMII. By Moh juanda PMII Cab. Tolitoli Sulawesi Tengah

  12. Nur Cholis said:

    wabah pragmatisme yang menyerang kebanyakan kader sudah sedemikian parahnya, sebagai kader pergerakan yang mengawal segala kebijakan yang dikeluarkan pemerintah seharusnya kita tetap bergerak demi masa depan yang cerah…

  13. tangan terkepal dan maju kemuka……………

    mari kita satukan barisan untuk PMII yg lebih baik………

    kader PMII CAB.CIPUTAT

  14. assalamualaikum wr.wb. ,,,, salam pergerakan.
    krimannya sangat bermanfaat bagi rekan2 PMII yang lain, salam untuk sahabat2 PMII NGALAH UN. YUDARTA PASURUAN dan sahabat2 PMII di seluruh tanah air, dari PMII CABANG LOTIM, STKIP HAMZANWADI SELONG.
    Trimakasih…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: