Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan

05/01/2017

Bismillahirahmannirrahim.

Salam Pergerakan!!!

Assalamu Alaikum Wr. Wb

Bismillahirahmannirrahim.
Inilah saat yang dinantikan. Pengumuman  pemenang Lomba Cipta Puisi PMII Komisariat Ngalah Pasuruan

Sebelumnya kami ingin menyampaikan beberapa hal.

  1. Sebelumnya kami ingin menyampaikan beberapa hal. Terima kasih untuk seluruh peserta atas puluhan puisi yang sudah masuk. Alhamdulillah. Sungguh terima kasih. Kalian adalah pemenang karena telah berani berkarya dan mempublikasikannya.
  2. Terima kasih untuk untuk sahabat ddan sahabati yang telah menginfokan lomba ini.
  3. Terima kasih untuk Tim ANBU Ngalah yang telah membantu penjurian.
  4. Mohon maaf jika banyak kekurangan dalam penyelenggaraan lomba kali ini. Semoga tidak kapok, terus semangat berkarya.
  5. Kami sudah melakukan peniliaan sesubjektif mungkin, namun tentu tak ada yang sempurna selain-Nya. Yang tidak terpilih bukan berarti jelek, hanya kurang beruntung dan masih banyak kesempatan yang akan datang.

Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.

Ini dia urutannya:

Pemenang Juara 1 : Aslakhatuz Zuhriyah peserta dari Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Pasuruan dengan judul puisiSuatu Hari Nanti”
Pemenang Juara 2 : Siti Zulaikhah dengan judul puisi peserta dari Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Pasuruan dengan judul puisi “Karakter Bangsa atas Peran Ibunda”
Pemenang Juara 3 : Zahro Nur Maulida Komisariat Pancawahana Pasuruan dengan judul puisi “Selembar Kertas Biru Nila”

Dan  dari puluhan peserta berikut yang termasuk 10 peserta terbaik:

  1. Canda Ayu Pitara dari PMII Rayon Tarbiyah Komisariat IAIS Syarifuddin dengan Judul Puisi
  2. Muhammad Zulham Pratama peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah Pasuruan
  3. Khoiron peserta dari PMII Rayon Einstein Komisariat Ngalah Pasuruan
  4. Nur Rizky Amania peserta dari PMII Rayon Einstein Komisariat Ngalah Pasuruan
  5. Riatiningsih peserta dari PMII Rayon fakultas Ilmu Budaya Komisariat Jember
  6. Siti Kholifah peserta dari PMII Komisariat Merdeka Pasuruan
  7. Putri Lailatun Nuzul peserta dari PMII Rayon Guevara Komisariat Ngalah Pasuruan
  8. Indah Maulidiyah peserta dari PMII Rayon Guevara Komisariat Ngalah Pasuruan
  9. Uswatun Hasana peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah Pasuruan
  10. Inayatul Karima peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah PasuruanSelamat bagi para pemenang dan Para Peserta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atas hasil karya indahnya.

Terimakasih dan teruslah berkarya,,

Pengambilan hadiah pemenang dan pengiriman e-sertifikat akan dibagikan hari minggu tanggal 15 januari 2017, Pembagian hadiah Tropy dan Uang Tunai bertempat di Komisariat Ngalah Pasuruan dalam kegiatan Sarasean dengan tema “Esensi Kualitas Perempuan dan Masa Depan Bangsa“. info lebih lanjut hubungi 085606528249.

Sekali bendera dikibarkan hentikan ratapan dan tangisan, mundur satu langkah adalah sebuah penghianatan, tangan terkepal dan maju ke muka.

Salam Pergerakan!!!

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-36

LINDUNGI DIRI, KELUARGA DAN MASYARAKAT DARI HIV DAN AIDS SERTA MARI PEDULI ODHA

Nongkojajar, Dalam rangka memperingati hari HIV/AIDS Se-Dunia, Puluhan Mahasiswa dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan menggelar Aksi Damai di pasar Nongkojajar pada hari kamis (01/12/2016)

Aksi tersebut di lakukan dengan membagi massa menjadi empat kelompok, terdiri dari satu kelompok pusat yang berada di tengah-tengah pertigaan pasar Nongkojajar dan tiga kelompok lainnya masing-masing kelompok yang dikorninatori oleh kader-kader PMII Ngalah.

  • Di kelompok pertama yang bepusat di tengah-tengah pasar Nongkojajar Ketua Komisariat PMII Ngalah yaitu sahabat Afiful Karim zain, sahabat Agus Hisbullah sebagai Korlap dan sahabat/i lainnya yang bertugas orasi dan membaca puisi berada di tengah-tengah pertigaan pasar Nongkojajar dengan membawa tulisan-tulisan dalam spanduk berisikan “stop HIV / AIDS untuk indonesia yang lebih baik”, “Jauhi Pnyakitnya bukan Orangnya”, kami tidak takut berteman dengan ODHA dan tulisan-tulisan lainya kemudian mereka melakukan sosialisasi dengan berorasi tentang himbauan kepada Masyarakat untuk melindungi dirinya dan keluarga akan HIV/AIDS dan peduli pada ODHA kemudian membaca beberapa puisi tentang HIV/AIDS.
  • Di kelompok kedua sahabat Ainul Yakin di arah jalan menuju Malang,
  • Di kelompok ketiga sahabat Dede Oktamara di arah menuju Malang,
  • Serta di kelompok keempat sahabati Uswatun Hasana di arah menuju Bromo, kemudian empat kelompok tersebut berpencar turun berjalan menuju pasar di tiga bagian arah tadi, untuk membagikan pita merah dan selebaran berisi tentang pemahaman bahaya, pencegahan HIV/AIDS dan kepedulian terhadap ODHA kepada para pengguna jalan, penjual, para pengunjung pasar, para siswa-siswi dan guru di lembaga sekolah di dekat pasar.

Ketika hujan turun sahabat Agus Hisbullah memberikan motivasi kepada seluruh peserta aksi untuk tetap bersemangat, tertib, dan menjaga keamanan lalu lintas. “Sahabat-sahabati PMII, walaupun saat ini turun hujan, namun jangan sampai melunturkan semangat kita untuk beraksi” ujar sahabat Agus Hisbullah atau yang biasa akrab disapa sahabat Bugis”. Dari ucapan tersebut membuat semangat para peserta aksi semakin berkobar dan tidak menghalangi antusias mereka dalam melakukan aksi tersebut. Sahabat Bugis mengatakan bahwa “penularan HIV dan AIDS disebabkan oleh seks bebas, penggunaan jarum suntik yang kurang steril, penyalagunaan narkoba, dan lain sebagainya”.

Kemudian ketua Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan mengatakan, “kami menghimbau kepada seluruh warga Nongkojajar untuk berhati-hati dan mencegah dari HIV/AIDS serta mari Kita tetap peduli dengan ODHA, karena ODHA juga manusia yang mempunyai hak yang sama untuk hidup seperti kita”. Jelas Sahabat Ahmad Afiful Karim Zain tersebut.

Dalam orasi tersebut berisi himbauan terhadap Masyarakat untuk berhati-hati terhadap serangan HIV/AIDS yang semakin hari semakin meningkat dan cara mencegahannya serta himbauan untuk peduli pada ODHA dengan tidak mendiskriminasinya karena mereka berhak hidup dan berinteraksi sosial seperti manusia lainya.

Catatan Aksi oleh Uswatun Hasana (Kader Putri PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan).

Galeri Foto Aksi:

Tangan Terkepal dan Maju Kemuka. Salam Pergerakan

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-33

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-31

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-35

Jpeg

PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Jaringan Lintas Agama Pasuruan, Gelar Aksi turun Jalan untuk peringati Hari toleransi Internasional. Aksi ini diselenggarakan bersama oleh Jaringan lintas agama Pasuruan yang terdiri dari  Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Jaringan GUSDURian Pasuruan, Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) “Hosanna”, Stapa Center, PK PMII  Pancawahana Bangil, dan Kelenteng  Tjoe Tik Kiong di Perempatan Taman Dayu, sabtu sore (26/11/2016).

“Puluhan peserta aksi Berbondong-Bondong membagikan sebuah Stiker yang bertuliskan “Semakin Tinggi ilmu seseorang Maka, Semakin Besar Rasa Toleransinya” Kata-Kata tersebut mengutip perkataan dari Bapak Pluralisme (GusDur).” Ungkap Achmad Thoifur Arief selaku peserta aksi di tengah kesibukannya.

Peserta juga membagikan selembaran “Peringatan Hari Toleransi Internasional 2016” kepada para pengguna jalan dengan bertujuan agar semua elemen masyarakat mengerti betapa pentingnya hidup bertoleran dan Menjadi salah satu sarana untuk menciptakan pemahaman antar perbedaan yang ada. “Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi” qoute Gus Dur dalam selembaran tersebut.

“Kami berharap, semakin menguatnya rasa toleransi di kalangan pemuda dan Jalinan silaturrahmi pemuda lintas agama dan budaya semakin menguat. Seperti kata Gus Dur, bahwa Toleransi tidak cukup hanya menjadi wacana, harus menjadi kegiatan nyata. Maka, aksi bersama kami kemarin sore, adalah bagian dari menambah pengalaman kebersamaan lintas agama dan budaya.” Pungkas Makhfud syawaludin selaku penanggung jawab Aksi Kegiatan tersebut.

Tidak berhenti disitu, aksi dilajutkan dengan performance di pameran budaya 2016 di Taman Dayu. “Kami berkesempatan tampil dan menyanyikan lagu Pluralisme bersama-sama dengan judul Pray For The Peace Of Humanity. Kemudian dilanjut pembacaan puisi-puisi bertajuk toleransi oleh Sahabat Muhammad Muzamar Zamzami dan Sahabati Nur Rizky Amania dari PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan dengan diiringi musik dari Pendeta Otniel Rossa Setiawan dibantu Yovi Ade Irawan.” Tambah Dede Octamara selaku Sekretaris Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan tersebut.

Penulis: Tim Pena Ngalah

whatsapp-image-2016-11-22-at-20-11-38

Outbond di acara LDKS SMK Purnama Gempol Bersama PMII Ngalah

Tahun ini, SMK Purnama Gempol menggelar LDKS di Pemandian Tlogo Sewu Pandaan dan melibatkan Pengurus Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan dengan harapannya menambah suasan baru bagi siswa sehingga menambah semangatnya belajar berorganisasi di sekolah. “Tahun ini, kegiatan LDKS dilaksanakan di Pemamdian Tlogo Sewu Pandaan Kabupaten Pasuruan.” Jelas Saifuddin Anwar selaku Guru dan Panitia LDKS tersebut (22/11/2016).

“Kami juga meggandeng Fasilitator dan Narasumber dari Pengurus Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan yang sedang dikenal dimana-mana kualitasnya dalam mendampingi kegiatan-kegiatan seperti LDKS. Hasilnya kami sangat puas. Terima kasih ya Adek-Adek Sahabat PMII.” Kenangnya. “Harapannya siswa-siswa mendapatkan suasana baru dan mendorong semangatnya dalam belajar berorganisasi di sekolah.” Tambahnya.

Senada dengan itu, Pembina Osis SMK Purnawa menyatakan bahwa tujuan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi Pengurus OSIS-nya agar mengerti dan memahami pentingnya berorganisasi. “Mengerti dan memahami pentingnya suatu organisasi, menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin diri terhadap organisasi, serta memperoleh bekal keterampilan dan pengetahuan dasar-dasar berorganisasi.” Ujar Sevie Oktavia Wulandari selaku pembina OSIS SMK Purnama Gempol tersebut.

Selain itu, Sevie berharap kedepan OSIS SMK Purnama Gempol menjadi Organisasi yang berkualitas, menjadi calon pemimpin yang berkualitas, dan konsisten serta istiqomah dalam menjalankan program kerjanya. “Menjadi organisasi yang berkualitas baik dalam tingkatan kepemimpinan, kedisiplinan, maupun program kerja yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk kegiatan siswa.” Lanjutnya.

Hal itu dirasakan oleh peserta bahwa kegiatan yang dilakukan pagi ini sangat seru dan menarik. Ujar M. Halim selaku salah satu peserta LDKS dan M. Irfan Iswahyudi selaku ketua OSIS SMK Purnama Tersebut. Selain itu, sejuknya Pemandian Tlogo Sewu Pandaan menjadi bagian dari kegembiraan tersendiri bagi peserta LDKS. “Hawanya dingin, bagus, dan halamannya luas.” Ujar Rini Rochmawati. Dan berdasarkan pantauan Pasukan Pena PMII, keindahan wisata Pemandian Tlogo Sewu membuat mayoritas peserta selfi diselah-selah istirahat dan selesainya kegiatan formal LDKS tersebut.

Pengurus Rayon Guevara PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Santri di Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari

Pengurus Rayon Guevara PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Santri di Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari

Sengonagung – Pengurus Rayon PMII Guevara, lakukan aksi galang dana untuk memperingati Heroik Santri 2016. “Saya mengusulkan kegiatan Galang Dana dalam memperingati Heroik Santri 2016 ini, dan disepakati oleh sahabat-sahabat dalam Kegiatan Tindak Lanjut MaPABa oleh Pengurus Rayon PMII Guevara.” Ujar Abdul Wahid selaku Anggota Baru Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan tersebut. “Hasil galang dana tersebut akan kami sumbangkan untuk Panti Asuhan Yayasan Ar-Rahman Purwosari.” Tambahnya.

Dalam aksi galang dana tersebut, Yuni Mahmuda berkesempatan menjadi koordinatornya dan mengatakan sudah saatnya aksi galang dana tersebut. “Sudah saatnya dalam memperingati hari heroik santri ini PMII bergerak untuk lebih peduli pada lingkungan sekitar dan mau begerak untuk membantu bagi yang membutuhkan”. Ungkapnya saat diwawancari Pasukan Pena PMII Ngalah pagi tadi (20/11/2016). ”Aksi dilakukan jam 10.00 hingga 11.00 di lembaga Pendidikan Yayasan Darut Taqwa Sengonagung Purwosari. Mulai dari SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK. Dan alhamdulillah acara berjalan dengan tertib dan lancar.” Imbuhnya.

Disusul pada pukul 14.30, Anggota Rayon PMII Guevara dan didampingi Pengurus Komisariat PMII Ngalah berangkat menuju Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari. “Sebelum secara simbolis kami menyerahkan Bantuan tersebut, kami bersama-sama berdoa bersama untuk masa depan santri-santri yang ada dipanti asuhan serta untuk keselamatan Agama, Bangsa, dan Negera.” Ungkap Uswatun Hasanah selaku Pengurus Komisariat PMII Ngalah tersebut. “Acara ditutup dengan pemberian bantuan dan tumpeng untuk santri-santri.” Pungkasnya.

 

Ditulis Oleh: Bagus Sulistyawan

Sumber Gambar: Group FB: Forum Diskusi PMII Ngalah

img-20161008-wa0010

Oleh: Muhammad Siha Buddin

(Pengurus Himaprodi PAI 2016-2017 dan Kader PMII Ngalah)

Pada acara OPS (Ospek Progam Studi ) Himaprodi PAI yang di selenggarakan di aula Universitas Yudharta Pasuruan tepatnya tanggal 8-9 oktober 2015 Ketua Himaprodi PAI M. Ainun Najib Mengatakan ”Harapan untuk adek MaBa supaya jangan kuliah saja, jangan hanya kuliah pulang kuliah pulang (mahasiswa kupu-kupu) tapi carilah kesibukan lain seperti ikut organisasi lebih lebih di HIMAPRODI”

Senada Kaprodi PAI mengatakan “Seluruh mahasiswa PAI semester 3 wajib magang”. Ujar Ahmad Ma’ruf yang juga Alumni PMII tersebut. Oleh sebab itu mahasiswa PAI di anjurkan ikut organisasi baik internal maupun external, karena melalui organisasi itulah mahasiswa bisa belajar tentang bagaimana menjadi pionir guru bangsa yang taqwa mandiri dan berakhlakul karimah.

“Menjadi Mahasiswa, Menjadi Aktifis. Menjadi aktifis, tidak cukup hanya kuliah dan mengikuti organisasi intra kampus. Melainkan harus aktif di organisasi ektra kampus, boleh PMII atau GMNI”. Ujar Makhfud syawaludin. S.PdI. selaku Ketua Himaprodi PAI UYP periode 2010-2011 dalam Pembukaan menyampaikan materi seputar Himaprodi dan Organisasi Kampus.

Oleh sebab itu untuk memenuhi dan berkualitasnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, Seorang Mahasiswa Menjadi Aktifis Aktif, dengan mengikuti organisasi, banyak membaca, menulis, dan berdiskusi.