Zona Aktualita dan Transformasi Idea Pergerakan

05/01/2017

Bismillahirahmannirrahim.

Salam Pergerakan!!!

Assalamu Alaikum Wr. Wb

Bismillahirahmannirrahim.
Inilah saat yang dinantikan. Pengumuman  pemenang Lomba Cipta Puisi PMII Komisariat Ngalah Pasuruan

Sebelumnya kami ingin menyampaikan beberapa hal.

  1. Sebelumnya kami ingin menyampaikan beberapa hal. Terima kasih untuk seluruh peserta atas puluhan puisi yang sudah masuk. Alhamdulillah. Sungguh terima kasih. Kalian adalah pemenang karena telah berani berkarya dan mempublikasikannya.
  2. Terima kasih untuk untuk sahabat ddan sahabati yang telah menginfokan lomba ini.
  3. Terima kasih untuk Tim ANBU Ngalah yang telah membantu penjurian.
  4. Mohon maaf jika banyak kekurangan dalam penyelenggaraan lomba kali ini. Semoga tidak kapok, terus semangat berkarya.
  5. Kami sudah melakukan peniliaan sesubjektif mungkin, namun tentu tak ada yang sempurna selain-Nya. Yang tidak terpilih bukan berarti jelek, hanya kurang beruntung dan masih banyak kesempatan yang akan datang.

Keputusan juri tidak bisa diganggu gugat.

Ini dia urutannya:

Pemenang Juara 1 : Aslakhatuz Zuhriyah peserta dari Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Pasuruan dengan judul puisiSuatu Hari Nanti”
Pemenang Juara 2 : Siti Zulaikhah dengan judul puisi peserta dari Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Pasuruan dengan judul puisi “Karakter Bangsa atas Peran Ibunda”
Pemenang Juara 3 : Zahro Nur Maulida Komisariat Pancawahana Pasuruan dengan judul puisi “Selembar Kertas Biru Nila”

Dan  dari puluhan peserta berikut yang termasuk 10 peserta terbaik:

  1. Canda Ayu Pitara dari PMII Rayon Tarbiyah Komisariat IAIS Syarifuddin dengan Judul Puisi
  2. Muhammad Zulham Pratama peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah Pasuruan
  3. Khoiron peserta dari PMII Rayon Einstein Komisariat Ngalah Pasuruan
  4. Nur Rizky Amania peserta dari PMII Rayon Einstein Komisariat Ngalah Pasuruan
  5. Riatiningsih peserta dari PMII Rayon fakultas Ilmu Budaya Komisariat Jember
  6. Siti Kholifah peserta dari PMII Komisariat Merdeka Pasuruan
  7. Putri Lailatun Nuzul peserta dari PMII Rayon Guevara Komisariat Ngalah Pasuruan
  8. Indah Maulidiyah peserta dari PMII Rayon Guevara Komisariat Ngalah Pasuruan
  9. Uswatun Hasana peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah Pasuruan
  10. Inayatul Karima peserta dari PMII Rayon Jaka Tingkir Komisariat Ngalah PasuruanSelamat bagi para pemenang dan Para Peserta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atas hasil karya indahnya.

Terimakasih dan teruslah berkarya,,

Pengambilan hadiah pemenang dan pengiriman e-sertifikat akan dibagikan hari minggu tanggal 15 januari 2017, Pembagian hadiah Tropy dan Uang Tunai bertempat di Komisariat Ngalah Pasuruan dalam kegiatan Sarasean dengan tema “Esensi Kualitas Perempuan dan Masa Depan Bangsa“. info lebih lanjut hubungi 085606528249.

Sekali bendera dikibarkan hentikan ratapan dan tangisan, mundur satu langkah adalah sebuah penghianatan, tangan terkepal dan maju ke muka.

Salam Pergerakan!!!

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-36

LINDUNGI DIRI, KELUARGA DAN MASYARAKAT DARI HIV DAN AIDS SERTA MARI PEDULI ODHA

Nongkojajar, Dalam rangka memperingati hari HIV/AIDS Se-Dunia, Puluhan Mahasiswa dalam Organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan menggelar Aksi Damai di pasar Nongkojajar pada hari kamis (01/12/2016)

Aksi tersebut di lakukan dengan membagi massa menjadi empat kelompok, terdiri dari satu kelompok pusat yang berada di tengah-tengah pertigaan pasar Nongkojajar dan tiga kelompok lainnya masing-masing kelompok yang dikorninatori oleh kader-kader PMII Ngalah.

  • Di kelompok pertama yang bepusat di tengah-tengah pasar Nongkojajar Ketua Komisariat PMII Ngalah yaitu sahabat Afiful Karim zain, sahabat Agus Hisbullah sebagai Korlap dan sahabat/i lainnya yang bertugas orasi dan membaca puisi berada di tengah-tengah pertigaan pasar Nongkojajar dengan membawa tulisan-tulisan dalam spanduk berisikan “stop HIV / AIDS untuk indonesia yang lebih baik”, “Jauhi Pnyakitnya bukan Orangnya”, kami tidak takut berteman dengan ODHA dan tulisan-tulisan lainya kemudian mereka melakukan sosialisasi dengan berorasi tentang himbauan kepada Masyarakat untuk melindungi dirinya dan keluarga akan HIV/AIDS dan peduli pada ODHA kemudian membaca beberapa puisi tentang HIV/AIDS.
  • Di kelompok kedua sahabat Ainul Yakin di arah jalan menuju Malang,
  • Di kelompok ketiga sahabat Dede Oktamara di arah menuju Malang,
  • Serta di kelompok keempat sahabati Uswatun Hasana di arah menuju Bromo, kemudian empat kelompok tersebut berpencar turun berjalan menuju pasar di tiga bagian arah tadi, untuk membagikan pita merah dan selebaran berisi tentang pemahaman bahaya, pencegahan HIV/AIDS dan kepedulian terhadap ODHA kepada para pengguna jalan, penjual, para pengunjung pasar, para siswa-siswi dan guru di lembaga sekolah di dekat pasar.

Ketika hujan turun sahabat Agus Hisbullah memberikan motivasi kepada seluruh peserta aksi untuk tetap bersemangat, tertib, dan menjaga keamanan lalu lintas. “Sahabat-sahabati PMII, walaupun saat ini turun hujan, namun jangan sampai melunturkan semangat kita untuk beraksi” ujar sahabat Agus Hisbullah atau yang biasa akrab disapa sahabat Bugis”. Dari ucapan tersebut membuat semangat para peserta aksi semakin berkobar dan tidak menghalangi antusias mereka dalam melakukan aksi tersebut. Sahabat Bugis mengatakan bahwa “penularan HIV dan AIDS disebabkan oleh seks bebas, penggunaan jarum suntik yang kurang steril, penyalagunaan narkoba, dan lain sebagainya”.

Kemudian ketua Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan mengatakan, “kami menghimbau kepada seluruh warga Nongkojajar untuk berhati-hati dan mencegah dari HIV/AIDS serta mari Kita tetap peduli dengan ODHA, karena ODHA juga manusia yang mempunyai hak yang sama untuk hidup seperti kita”. Jelas Sahabat Ahmad Afiful Karim Zain tersebut.

Dalam orasi tersebut berisi himbauan terhadap Masyarakat untuk berhati-hati terhadap serangan HIV/AIDS yang semakin hari semakin meningkat dan cara mencegahannya serta himbauan untuk peduli pada ODHA dengan tidak mendiskriminasinya karena mereka berhak hidup dan berinteraksi sosial seperti manusia lainya.

Catatan Aksi oleh Uswatun Hasana (Kader Putri PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan).

Galeri Foto Aksi:

Tangan Terkepal dan Maju Kemuka. Salam Pergerakan

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-33

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-31

whatsapp-image-2016-12-04-at-13-34-35

Jpeg

PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Jaringan Lintas Agama Pasuruan, Gelar Aksi turun Jalan untuk peringati Hari toleransi Internasional. Aksi ini diselenggarakan bersama oleh Jaringan lintas agama Pasuruan yang terdiri dari  Komunitas Gitu Saja Kok Repot (KGSKR) Jaringan GUSDURian Pasuruan, Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) “Hosanna”, Stapa Center, PK PMII  Pancawahana Bangil, dan Kelenteng  Tjoe Tik Kiong di Perempatan Taman Dayu, sabtu sore (26/11/2016).

“Puluhan peserta aksi Berbondong-Bondong membagikan sebuah Stiker yang bertuliskan “Semakin Tinggi ilmu seseorang Maka, Semakin Besar Rasa Toleransinya” Kata-Kata tersebut mengutip perkataan dari Bapak Pluralisme (GusDur).” Ungkap Achmad Thoifur Arief selaku peserta aksi di tengah kesibukannya.

Peserta juga membagikan selembaran “Peringatan Hari Toleransi Internasional 2016” kepada para pengguna jalan dengan bertujuan agar semua elemen masyarakat mengerti betapa pentingnya hidup bertoleran dan Menjadi salah satu sarana untuk menciptakan pemahaman antar perbedaan yang ada. “Perdamaian tanpa keadilan adalah ilusi” qoute Gus Dur dalam selembaran tersebut.

“Kami berharap, semakin menguatnya rasa toleransi di kalangan pemuda dan Jalinan silaturrahmi pemuda lintas agama dan budaya semakin menguat. Seperti kata Gus Dur, bahwa Toleransi tidak cukup hanya menjadi wacana, harus menjadi kegiatan nyata. Maka, aksi bersama kami kemarin sore, adalah bagian dari menambah pengalaman kebersamaan lintas agama dan budaya.” Pungkas Makhfud syawaludin selaku penanggung jawab Aksi Kegiatan tersebut.

Tidak berhenti disitu, aksi dilajutkan dengan performance di pameran budaya 2016 di Taman Dayu. “Kami berkesempatan tampil dan menyanyikan lagu Pluralisme bersama-sama dengan judul Pray For The Peace Of Humanity. Kemudian dilanjut pembacaan puisi-puisi bertajuk toleransi oleh Sahabat Muhammad Muzamar Zamzami dan Sahabati Nur Rizky Amania dari PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan dengan diiringi musik dari Pendeta Otniel Rossa Setiawan dibantu Yovi Ade Irawan.” Tambah Dede Octamara selaku Sekretaris Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan tersebut.

Penulis: Tim Pena Ngalah

whatsapp-image-2016-11-22-at-20-11-38

Outbond di acara LDKS SMK Purnama Gempol Bersama PMII Ngalah

Tahun ini, SMK Purnama Gempol menggelar LDKS di Pemandian Tlogo Sewu Pandaan dan melibatkan Pengurus Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan dengan harapannya menambah suasan baru bagi siswa sehingga menambah semangatnya belajar berorganisasi di sekolah. “Tahun ini, kegiatan LDKS dilaksanakan di Pemamdian Tlogo Sewu Pandaan Kabupaten Pasuruan.” Jelas Saifuddin Anwar selaku Guru dan Panitia LDKS tersebut (22/11/2016).

“Kami juga meggandeng Fasilitator dan Narasumber dari Pengurus Komisariat PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan yang sedang dikenal dimana-mana kualitasnya dalam mendampingi kegiatan-kegiatan seperti LDKS. Hasilnya kami sangat puas. Terima kasih ya Adek-Adek Sahabat PMII.” Kenangnya. “Harapannya siswa-siswa mendapatkan suasana baru dan mendorong semangatnya dalam belajar berorganisasi di sekolah.” Tambahnya.

Senada dengan itu, Pembina Osis SMK Purnawa menyatakan bahwa tujuan dari Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi Pengurus OSIS-nya agar mengerti dan memahami pentingnya berorganisasi. “Mengerti dan memahami pentingnya suatu organisasi, menumbuhkan sikap tanggung jawab dan disiplin diri terhadap organisasi, serta memperoleh bekal keterampilan dan pengetahuan dasar-dasar berorganisasi.” Ujar Sevie Oktavia Wulandari selaku pembina OSIS SMK Purnama Gempol tersebut.

Selain itu, Sevie berharap kedepan OSIS SMK Purnama Gempol menjadi Organisasi yang berkualitas, menjadi calon pemimpin yang berkualitas, dan konsisten serta istiqomah dalam menjalankan program kerjanya. “Menjadi organisasi yang berkualitas baik dalam tingkatan kepemimpinan, kedisiplinan, maupun program kerja yang akan diaplikasikan ke dalam bentuk kegiatan siswa.” Lanjutnya.

Hal itu dirasakan oleh peserta bahwa kegiatan yang dilakukan pagi ini sangat seru dan menarik. Ujar M. Halim selaku salah satu peserta LDKS dan M. Irfan Iswahyudi selaku ketua OSIS SMK Purnama Tersebut. Selain itu, sejuknya Pemandian Tlogo Sewu Pandaan menjadi bagian dari kegembiraan tersendiri bagi peserta LDKS. “Hawanya dingin, bagus, dan halamannya luas.” Ujar Rini Rochmawati. Dan berdasarkan pantauan Pasukan Pena PMII, keindahan wisata Pemandian Tlogo Sewu membuat mayoritas peserta selfi diselah-selah istirahat dan selesainya kegiatan formal LDKS tersebut.

Pengurus Rayon Guevara PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Santri di Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari

Pengurus Rayon Guevara PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan bersama Santri di Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari

Sengonagung – Pengurus Rayon PMII Guevara, lakukan aksi galang dana untuk memperingati Heroik Santri 2016. “Saya mengusulkan kegiatan Galang Dana dalam memperingati Heroik Santri 2016 ini, dan disepakati oleh sahabat-sahabat dalam Kegiatan Tindak Lanjut MaPABa oleh Pengurus Rayon PMII Guevara.” Ujar Abdul Wahid selaku Anggota Baru Rayon Guevara PMII Komisariat Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan tersebut. “Hasil galang dana tersebut akan kami sumbangkan untuk Panti Asuhan Yayasan Ar-Rahman Purwosari.” Tambahnya.

Dalam aksi galang dana tersebut, Yuni Mahmuda berkesempatan menjadi koordinatornya dan mengatakan sudah saatnya aksi galang dana tersebut. “Sudah saatnya dalam memperingati hari heroik santri ini PMII bergerak untuk lebih peduli pada lingkungan sekitar dan mau begerak untuk membantu bagi yang membutuhkan”. Ungkapnya saat diwawancari Pasukan Pena PMII Ngalah pagi tadi (20/11/2016). ”Aksi dilakukan jam 10.00 hingga 11.00 di lembaga Pendidikan Yayasan Darut Taqwa Sengonagung Purwosari. Mulai dari SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK. Dan alhamdulillah acara berjalan dengan tertib dan lancar.” Imbuhnya.

Disusul pada pukul 14.30, Anggota Rayon PMII Guevara dan didampingi Pengurus Komisariat PMII Ngalah berangkat menuju Panti Asuhan Ar-Rahman Purwosari. “Sebelum secara simbolis kami menyerahkan Bantuan tersebut, kami bersama-sama berdoa bersama untuk masa depan santri-santri yang ada dipanti asuhan serta untuk keselamatan Agama, Bangsa, dan Negera.” Ungkap Uswatun Hasanah selaku Pengurus Komisariat PMII Ngalah tersebut. “Acara ditutup dengan pemberian bantuan dan tumpeng untuk santri-santri.” Pungkasnya.

 

Ditulis Oleh: Bagus Sulistyawan

Sumber Gambar: Group FB: Forum Diskusi PMII Ngalah

img-20161008-wa0010

Oleh: Muhammad Siha Buddin

(Pengurus Himaprodi PAI 2016-2017 dan Kader PMII Ngalah)

Pada acara OPS (Ospek Progam Studi ) Himaprodi PAI yang di selenggarakan di aula Universitas Yudharta Pasuruan tepatnya tanggal 8-9 oktober 2015 Ketua Himaprodi PAI M. Ainun Najib Mengatakan ”Harapan untuk adek MaBa supaya jangan kuliah saja, jangan hanya kuliah pulang kuliah pulang (mahasiswa kupu-kupu) tapi carilah kesibukan lain seperti ikut organisasi lebih lebih di HIMAPRODI”

Senada Kaprodi PAI mengatakan “Seluruh mahasiswa PAI semester 3 wajib magang”. Ujar Ahmad Ma’ruf yang juga Alumni PMII tersebut. Oleh sebab itu mahasiswa PAI di anjurkan ikut organisasi baik internal maupun external, karena melalui organisasi itulah mahasiswa bisa belajar tentang bagaimana menjadi pionir guru bangsa yang taqwa mandiri dan berakhlakul karimah.

“Menjadi Mahasiswa, Menjadi Aktifis. Menjadi aktifis, tidak cukup hanya kuliah dan mengikuti organisasi intra kampus. Melainkan harus aktif di organisasi ektra kampus, boleh PMII atau GMNI”. Ujar Makhfud syawaludin. S.PdI. selaku Ketua Himaprodi PAI UYP periode 2010-2011 dalam Pembukaan menyampaikan materi seputar Himaprodi dan Organisasi Kampus.

Oleh sebab itu untuk memenuhi dan berkualitasnya Tri Dharma Perguruan Tinggi, Seorang Mahasiswa Menjadi Aktifis Aktif, dengan mengikuti organisasi, banyak membaca, menulis, dan berdiskusi.

(Seputar Progress Report Kepanitiaan Base Camp Permanen Ngalah)

Temu Alumni, Sillaturrahmi Alumni, Laporan Proggress Report Panitia Pembangunan Kantor, dan Potong Tumpeng (31 Juli 2016)

Temu Alumni, Sillaturrahmi Alumni, Laporan Progress Report Panitia Pembangunan Kantor, dan Potong Tumpeng (31 Juli 2016)

 

Oleh: Makhfud Syawaludin*

A. Pengantar Yang Sama, Menggapai Hasil Yang Berbeda

Warisan tekad penggerak PMII Ngalah terdahulu, tanpa ada katalisatornya pun akan sampai pada generasi penggerak selanjutnya. Mengapa itu bisa terjadi? Hemat saja, bahwa PMII mengajarkan kita semua untuk berpikir bebas, bertanggungjawab, visioner, dan tidak mengenal menyerah. Bersyukur sekali bahwa sampai hari ini, tekad penggerak PMII Ngalah terus terwariskan dengan rantai silaturrahmi yang tetap terjaga dan beberapa kali mengilhami generasinya. Satu contoh adalah Gagasan Base Camp Permanen PMII Ngalah.

Sepengetahuan penulis, Gagasan tersebut diimplementasikan untuk pertama kalinya di periode komisariat 2002-2003, yakni saat ketua komisariat PMII Ngalah adalah Sahabat Ahmad Marzuqi dan yang mendapatkan mandat sebagai Ketua Panitianya adalah Sahabat M. Dayat. Hingga tahun 2012, terbesit sebentar dalam diri penulis untuk menggagas Base Camp Permanen. Besitan itu disambut baik waktu itu oleh Sahabat Amang Fathurrohman (Ketua Komisariat 2000-2001). “Golek tanah wes, cilik-cilik, nanti bangun gubuk-gubuk begitu.” Ujarnya.

Penulis tidak pernah melakukan survey, dan kalaupun disurvey, penulis yakin bahwa semua masa akan memikirkan sebuah Base Camp permanen tersebut. Hingga akhirnya, Sahabat A. Afiful Karim Zain menyelenggarakan pertemuan alumni saat pelantikannya (24 Januari 2016) di Aula Pancasila UYP, satu hasilnya adalah implementasi gagasan Base Camp Permanen PMII Ngalah tersebut. Berawal dari itulah, Heri Sutiro selaku Ketua II menggelar pertemuan alumni yang berfokus pada tindak lanjut pertemuan tersebut. Tepat saat Gerhana Matahari (9 Maret 2016) di Base Camp PK PMII Ngalah (kontrakan), berhasil membentuk kepanitiaan pembangunan kantor PMII Ngalah. (Kepanitiaan bisa di lihat di pmiingalah.wordpress.com dengan judul: Jilid I: Catatan Gagasan & Implementasi Base Camp Permanen PK PMII Ngalah Universitas Yudharta Pasuruan).

Selanjutnya, bagaimanakah perjalanan kepanitiaan tersebut? Masih berjalankah? Sejauh mana perjalanannya? Apa hasilnya selama ini? Dan masih banyak sekali pertanyaan-pertanyaan. Setidaknya, gagasan tersebut sudah menggelinding layaknya bola salju yang akan terus membesar. Sedikit bocoran, sampai tanggal 14 September 2016, Donatur sudah mencapai 51 Kader & 38 Alumni (total, 89 Donatur). Berdasarkan data tersebut, akan terkumpul dana sebesar Rp. 24.050.000. Selebihnya, Pasti ada jalan. Kita yakin itu.

 

Gambar I: Data Donatur Alumni

i

 

Gambar II: Data Donatur Kader

ii

 

Gambar III: Grafik Donatur Alumni & Kader

iii

B. Berbagai Teknis Kepanitiaan Suksesi Kantor Pergerakan

Pembagian tugaspun menjadi rentetan dead line yang harus dikerjakan oleh kepanitiaan. Mulai pembuatan proposal, stempel kepanitiaan, rapat-rapat kepanitiaan, survey tanah, dan menjemput alumni & kader sebgai donaturnya. Pertama, pembuatan proposal terkendala terkait Desain Bangunan Kantornya. Yang pada akhirnya, menggunakan desain ala photoshop. Stempel, alhamdulillah, sudah jadi. Survey tanah pun sudah beberapa kali dilakukan, meskipun belum menemukan titik terangnya, tidak jadi persoalan. “Sembari mencari tanah, kita mengumpulkan dana juga.” Keputusan rapat 9 maret 2016 tersebut. Yang pasti, Tanah diusahakan dekat dengan Kampus Yudharta dan harganya pas (sesuai pasar).

Hampir lupa, rapat-rapat berjalan dan terbantu dengan pembuatan Group Khusus WhatApps bernama “TIM ANBU NGALAH”, hanya beranggotakan 11 Kader & Alumni PMII Ngalah. Pembahasan dalam group lebih terfokus, koordinasi serius dan valid, namun sesekali humor pun terjadi. Selanjutnya menjemput Alumni & Kader untuk menjadi Donatur pun dilakukan. “Coba buat formulir online juga.” Gagas Sahabat M. Dayat selaku Ketua SC Kepanitiaan Pembangunan Kantor PMII Ngalah tersebut. Akhirnya, Penulis belajar otodidak di google dan berhasil membuat formulir online tersebut. (Bagi yang belum mengisi, silahkan klik link ini: https://goo.gl/forms/mlttkxNBxJmzgxHJ2 )

Ketika hendak merekap data form online yang masih sebanyak 21 donatur (27 April 2016), penulis mencoba menggunakan cara tradisional. Untungnya, Sahabat Wahyu Hidayatullah sebagai seorang programer, tidak tega dan mengambil alih rekap tersebut. Sejak saat itulah, Sahabat Wahyu menjadi Koordinator Data di kepanitiaan. Dalam beberapa menit saja, data sudah rapi dan dalam presentasinya yang mengagumkan membuat penulis yakin dan bersemangat. Bahwa, gagasan Base Camp Permanen ini akan semakin nyata. Selain itu, untuk kali pertama, PMII Ngalah akan mempunyai data base Alumni & Kader secara online.

Kepanitiaan juga menyiapkan form offline untuk mengakses Kader & Alumni yang tidak memilih mengisi formulir donatur secara online. Pada posisi inilah, kepanitiaan mengalami progress yang lambat. Evaluasi perihal itu disampaikan pada Temu Alumni & Silaturrahmi Alumni PMII Ngalah (31 Juli 2016), hingga menghasilkan salah satu rekomendasinya adalah sosialisasi program door to door harus dimaksimalkan. Hingga saat ini, mencapai kata maksimal masih kelelahan di tengah jalan. Namun, bukan berarti kepanitiaan diam, berbagai upaya sudah dilakukan. Setidaknya, setiap bulan akan ditargetkan 2-3 alumni yang akan dikunjungi.

Selain rekomendasi tersebut, ada bantuan pendataan alumni wilayah kampus akan dikoordinir langsung oleh M. Dayat dan wilayah MA, SMK, dan SMA dipegang oleh Abdur Rohman Amin. Beberapa minggu ini, kepanitiaan akan melakukan kunjungan dengan Beliau berdua terkait progressnya dan apa yang perlu ditindaklanjuti. Kemudian menjaga ritme kaderisasi yang lebih baik juga diperbincangkan dalam forum tersebut. Dalam forum tersebut, juga menambah kekuatan program ini, yang mana beberapa alumni (yang sebelumnya tidak) hadir dan memberikan sumbangsihnya terhadap transportasi kepanitiaan, baik lewat pembuatan selebaran dan penyetoran struk BBM.

Selanjutnya, kepanitiaan mencoba untuk menambah personil dalam pengambilan dan sosialisasi. Alhamdulillah, selalu saja ada Alumni dan Kader yang mau membantu. Hingga saat ini, kepanitiaan masih terus berbenah melalui group TIM ANBU Ngalah tersebut. Masukan-masukan dari kader dan alumni sangat kami tunggu baik saat bertemu dan melalui media sosial (group WA PMII Ngalah dan IKAPMII Ngalah, Group BBM PMII Ngalah, FB PMII Ngalah & Group Forum Diskusi PMII, serta akun twitter @PMIINgalahUYP ). Pada intinya, program ini adalah program bersama. Penulis tidak bisa menulis semuanya, inti dari tulisan ini hanya satu saja. “Percaya dan Berusaha Bersama”.

 

C. Hasil Kerja Kepanitiaan, Bukan Tanpa Kegagalan

Setelah narasi-narasi perjuangan di atas, saatnya gambar-gambar hasil perjuangan kepanitiaan program pembangunan kantor PMII Ngalah kami tampilkan. Diantaranya yaitu: 1). Persentase Pendapatan dari 89 Donatur, 2). Grafik Pertumbuhan Donasi, 3). Rekap Harian Kas, 4). Sumbangan Tidak Mengikat, dan 5). Kas Transportasi Kepanitiaan.

Sebelum itu, Donasi yang masuk di kepanitiaan sebesar Rp. 6.697.000.

 

Gambar IV: Rekapitulasi Umum

iv

 

Gambar V: Persentase Pendapatan dari 89 Donatur

v

 

Gambar VI: Grafik Pertumbuhan Donasi

vi

 

Gambar VII: Rekap Harian Kas

vii

 

Gambar VIII: Sumbangan Tidak Mengikat

viii

 

Gambar IX: Kas Transportasi Kepanitiaan

Bulan Agustus Keanitiaan sudah menyetorkan struk BBM sebesar Rp. 150.000. Bila lancar, kas transportasi akan bertambah sebesar nominal tersebut. Adapun Bulan September diusahakan juga sebanyak itu.

Bulan Agustus Keanitiaan sudah menyetorkan struk BBM sebesar Rp. 150.000. Bila lancar, kas transportasi akan bertambah sebesar nominal tersebut. Adapun Bulan September diusahakan juga sebanyak itu.

 

Dari hasil yang dicapai kepanitiaan, bukan tanpa kegagalan. Misalnya saja soal penarikan donasi, masih ada beberapa alumni yang tidak mau memberikan donasinya sampai ada lokasi tanah yang jelas, meragukan keseriusan kepanitiaan, “ayo kita tunjukkan keseriusan kita.” Ujar Ahmad Thoifur Arif selaku Sekretaris Panitia dan Ketua Komisariat Ngalah 2011-2012 tersebut. Kemudian janji-janji yang pasti ditepati entah kapan, dan lain sebagainya. Itu semua bukanlah halangan bagi kepanitiaan. Hemat panitia, “kita jalani saja sesuai keputusan rapat alumni, mencari tanah sambil mencari dana.” Ujar M. Ismail selaku Bendahara Kepanitiaan. Bahkan, panitia lapangan yang dikomandoi oleh M. Irfan Badri akan menghimpun kisah lucu, sedih, dan menarik saat menghubungi donatur dan mengambil donasi. (tunggu saja, akan terbit di web ini juga kok).

 

D. Penutup

Ini hanya bagian dari janji dan keseriusan kepanitiaan dalam melaporkan kinerjanya sebagai bentuk akuntabilitasnya terhadap Kader & Alumni PMII Ngalah. Semoga, apa yang tertulis ini dapat memberikan kepercayaan semua pihak atas keseriusan kepanitiaan. Mohon Maaf dan Terima Kasih.

“Sekali bendera dikibarkan, hentikan ratapan dan tangisan. Mundur satu langkah adalah penghianatan. SALAM PERGERAKAN.”

 

*Ketua Panitia dan bisa dihubungi di 081252375148